Social Icons

Pages

camikum...


counter

Featured Posts

Senin, 25 November 2013

Sikap Dan Gerak Dasar Seni Tari

Menthang dan nekuk


  • Mentang dan nekuk untuk tari putri dan putra halus:pergelangan tangan segaris (trap,bahasa kawa) dengan puser.
  • Menthang dan nekuk untuk tari putri sikap telapak tangan ngiting,ngruji.
  • Menthang nekuk untuk putra halus,sikap telapak tangan nyempurit ,ngruji.
  • Menthang dan nekuk untuk tari putra gagah : pergelangan tangan srgaris /horisontal dengan bahu.
  • Padawaktu nekuk untuk tari putra gagah,jarak pergelangan tangan dengan dengan dada kurang lebih dua jengkal,jarakpergelangan tangan kanan dengan pergelangan tangan kiri,selebar bahu kita masing-masing.


Tanjak : sikap berdiri dalam tari
  • Sikap telapak kaki putri pada waktu tanjak: Kedua telapak kaki membentuk sudut, dengan tumit berhimpit,jari jari kaki di naikan,nylekentik ( basa Jawa )
Sikap telapak kaki putra halus pada waktu tanjak :
  • Telapak kaki kanan lurus kesamping
  • Telapak kaki kiri membentuk sudut
  • Jarak telapak kaki kanan dengan telapak kaki kiri kurang lebih 3 telapak kaki
  • Sehingga tumit kanan segaris dengan ibu jari kiri
GERAK DASAR KAKI
  • Debeg :Adalalah menghentakan ujung telapak kaki di sisi (sebelah ) kaki yang lain.
  • Gejug : Adalah menjatuhkan ujung telapak kaki dibelakan kakai yang lain,dengan posisi menyilang.
  • Napak :Adalah menjatuhkan telapak kaki didepan kaki yang lain,posisi telapak kaki pada waktu napak menyilang(  mager timun)bahasa jawa
  • Kengser :Adalah bergerak kesamping kanan,kekiri atau berputar dengan kedua tekapak kaki berhingsut,bergantian antara ujung telapak kaki dengan tumit,dengan sikap tubuh sedikit mendak.

 
  • Kengser kanan: didahului dengan debeg gejung kaki kanan ,tangan kanan nekuk, tangan kiri menthang,dengan sikap telapak tangan ngruji.
  • Kengser kiri : didahului denagan debeg gejung kaki kiri ,tangan kiri nekuk, tangan kanan menthang,dengan sikap telapak tangan ngruji.
  • Untuk kenser ini, biasa dilakukan untuk tari putri
  • Trecet :Adalah bergerak kesamping kanan,kekiri atau berputar,dengan telapak kaki jinjit,tubuh mendak.
  • Trecet kanan :Didahului dengan Gejug kaki kanan,tangan kiri menthang dengan sisp telapak tangan ngruji,kedua telapak kaki berjajar ,jinjit,dan mendak.
  • Trecet kiri :Didahului dengan Gejug kaki kiri,tangan kanan menthang dengan sisp telapak tangan ngruji,kedua telapak kaki berjajar ,jinjit,dan mendak.
  • Trecet biasa dilakukan untuk tari putra halus dan putra gagah
  • Srisig ( trisig ) :Berpindah tempat kekanan,kekiri,maju mundur atau berputar,dengan berlari kecil dan jinjit,tubuh agak merendah.
  • Srisig bisa dilakukan untuk tari, putrid,putra halus, dan putra gagah.


Seni Tari dalam Nusantara

TARI JAIPONG


Tari jaipong atau Jaipongan adalah sebuah kesenian dari sunda berupa seni tari dengan diiringi musik Degung, yang dulunya bernama ketuk tilu dan bermula diciptakan seniman berbakat yang bernama gugum gumilar. yang menjadi ciri utama Jaipongan adalah gaya kaleran,alami dan apa adanya, ceria, erotis, humoris, bersemangat, berspontanitas, dan kesederhanaan. Tari Raden Bojong,Tari Daun dan Pulus Keser Bojong adalah karya tari jaipong Gugum Gumbira yang pertamakalinya.



Gerakan-gerakan pada TARI JAIPONG sangat dipengaruhi oleh kliningan, pencak silat, seni ketuk tilu, dan ronggeng sehingga terbentukGERAKAN TARI YANG INDAH dan enak untuk kita tonton 

Dalam garak Tari Jaipong dapat dibedakan dari beberapa bagian diantaranya 
1. Gerakan pembuka yang disebut juga Bukaan 
2 . Bagian dari gerakan-gerakan yang disebut Pencungan
3.  pemberhentian atau titik disebut Ngala
4.  Pindahan dari peralihan sesudah ngala disebut Mincit.

Dalam perjalanannya kesenian Jaipongan terjadi pro kontra mengenai keerotisan dalam pakaian dan gaya tariannya. namun meski demikian seni JAIPONGAN masih tetap eksis di berbagai acara pentas nasional maupun Internasional


TARI MERAK

Tari Merak merupakan salah satu tarian daerah kreasi baru yang dikreasikan oleh Raden TjetjepSomantri sekitar tahun 1950-an, yang kemudian direvisi kembali oleh dra. Irawati Durban pada tahun 1965.
Pada tahun 1985 dra. Irawatai merevisi kembali koreografi tari merak dan mengajarkannya secara langsung pada Romanita Santoso pada tahun 1993.
Walaupun tarian ini dibawakan oleh penari wanita, namun sebenarnya tarian ini mengambarkan tingkah laku merak jantan dalam menebatkan pesonanya kepad merak betina.
Dalam tarian ini digambarkan bagaimana usaha merak jantan untuk menarik perhatian merak betina dengan memamerkan bulu ekornya yang indah dan panjang.
Dalam usahanya menarik merak betina, sang jantan akan menampilkan pesona terbaik yang ada pada dirinya hingga mampu membuat sang betina terpesona dan berlanjut pada ritual pekawinan.



TARI PENDET




Tari Pendet termasuk dalam jenis tarian wali, yaitu tarian Bali yang dipentaskan khusus untuk keperluan upacara keagamaan. Tarian ini diciptakan oleh seniman tari Bali, I Nyoman Kaler, pada tahun 1970-an yang bercerita tentang turunnya Dewi-Dewi kahyangan ke bumi. Meski tarian ini tergolong ke dalam jenis tarian wali namun berbeda dengan tarian upacara lain yang biasanya memerlukan para penari khusus dan terlatih, siapapun bisa menarikan tari Pendet, baik yang sudah terlatih maupun yang masih awam, pemangku pria dan wanita, kaum wanita dan gadis desa. Pada dasarnya dalam tarian ini para gadis muda hanya mengikuti gerakan penari perempuan senior yang ada di depan mereka, yang mengerti tanggung jawab dalam memberikan contoh yang baik. Tidak memerlukan pelatihan intensif. 

Pada awalnya tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di Pura, yang menggambarkan penyambutan atas turunnya Dewa-Dewi ke alam marcapada,merupakan pernyataan persembahan dalam bentuk tarian upacara. Lambat laun, seiring perkembangan zaman, para seniman tari Bali mengubah tari Pendet menjadi tari “Ucapan Selamat Datang”, dilakukan sambil menaburkan bunga di hadapan para tamu yang datang, seperti Aloha di Hawaii. Kendati demikian bukan berarti tari Pendet jadi hilang kesakralannya. Tari Pendet tetap mengandung anasir sakral-religius dengan menyertakan muatan-muatan keagamaan yang kental. Dan tari pendet disepakati lahir pada tahun 1950. 



Minggu, 24 November 2013

APA ITU SENI TARI?

 
Seni tari adalah ungkapan jiwa yang mengandung unsur keindahan dalam bentuk gerakan yang teratur sesuai dengan irama yang mengiringinya. Tari adalah keindahan gerak anggota-anggota tubuh yang bergerak, berirama, dan berjiwa yang harmonis.
Ada tiga unsur utama dalam tari, yaitu wiraga (fisik), wirama (iringan musik), dan wirasa (penjiwaan atau ekspresi). Gerak tari dan gerak biasa memiliki perbedaan dalam hal kehalusan, dinamika (irama dan tempo), dan iringan. 

 
Powered By Blogger
Powered By Blogger

Sample text

Sample Text

Sample Text